PENGARUH GLOBALISASI DALAM PEMBANGUNAN SUMBER DAYA ALAM DAN SUMBER DAYA MANUSIA
MAKALAH
“PENGARUH GLOBALISASI DALAM PEMBANGUNAN SUMBER DAYA ALAM DAN
SUMBER DAYA MANUSIA”
KHOIRUL ANAM (202020100005)
S1 ADMINISTRASI
PUBLIK
FAKULTAS BISNIS, HUKUM DAN ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO
2021
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh,
Puji syukur kehadirat
Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat islam, taufik, hidayah serta inayah-Nya
kepada penyusun, sehingga penulis
bisa menyelesaikan makalah
yang berjudul “PENGARUH GLOBALISASI DALAM
PEMBANGUNAN SUMBER DAYA ALAM DAN SUMBER DAYA MANUSIA”
Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih
kepada HENDRA SUKMANA ,S.A.P.,
M.KP. selaku dosen pengampu dan
pembimbing yang telah membimbing penulis dalam mengerjakan makalah ini. Penulis juga mengucapkan terima
kasih kepada teman-teman yang telah memberi kontribusi baik secara langsung
maupun tidak langsung dalam pembuatan makalah ini.
Makalah yang
berisinya
tentang, pengaruh globalisasi dalam
pembangunan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mencakup pembangunan
ekonomi,pembangunan infastruktur, dan pembangunan lingkungan hidup yang baik
dan sehat,ini telah terselesaikan dengan baik.
Penulis
mengakui bahwa ada banyak kekurangan pada makalah
ini. Oleh karena itu, kritik dan saran dari seluruh pihak senantiasa penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat membawa pemahaman
dan pengetahuan bagi kita semua tentang ““PENGARUH GLOBALISASI DALAM PEMBANGUNAN SUMBER DAYA ALAM DAN SUMBER DAYA
MANUSIA”.
Sidoarjo,
24 November 2021
Khoirul Anam
BAB I
PENDAHULUAN
Era globalisasi dan reformasi merupakan
perkembangan peradaban manusia yang telah mengalami kemajuan yang bervisi
modernisasi dengan ciri kemajuan industrialisasi. Indonesia yang sedang
dihadapkan pada isu global, berupa kemajuan peradaban manusia, dihadapkan pada
suatu tuntutan untuk melaksanakan pembangunan di segala bidang. Namun, di sisi
lain pembangunan ini harus tetap dapat menjaga keseimbangan dan kelestarian
lingkungan hidup.
Untuk dapat menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan
hidup diperlukan pengaturan hukum untuk menjamin
kelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup dalam menghadapi industrialisasi
dan kemajuan teknologi. Pada latar belakang pemikiran lingkungan hidup di
negara industri ini disebabkan karena adanya kemajuan teknologi yang berarti
kemajuan ekonominya sendiri menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan, baik
pencemaran di darat, laut maupun udara. Hal ini akan mengganggu kelestarian
alam sekitarnya dan membawa pengaruh negatif terhadap lingkungan sosial.
Perkembangan industrialisasi dan kemajuan teknologi dalam pembangunan tentunya
memanfaatkan secara terus menerus sumber daya alam guna meningkatkan
kesejahteraan dan mutu hidup manusia.
Kegiatan pembangunan yang semakin meningkat tentu
saja mengandung resiko terhadap lingkungan hidup, yaitu berupa pencemaran
dan/atau perusakan lingkungan hidup sehingga struktur dan fungsi dasar
ekosistem yang menjadi penunjang kehidupan untuk tidak dapat merusak
lingkungan. Berdasarkan pasal 1 butir 14 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009
tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPLH) yang berbunyi :
“Pencemaran lingkungan hidup
adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen
lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampui baku
mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan”.
Selanjutnya, berdasarkan pasal 1 butir 16
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup (UUPLH) berbunyi :
“Perusakan lingkungan hidup
adalah tindakan orang yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung
terhadap sifat fisik, kimia, dan/atau hayati lingkungan hidup sehingga melampui
kriteria baku kerusakan lingkungan hidup”.
Pencemaran dan/atau perusakan lingkungan
hidup merupakan suatu tindakan yang menimbulkan akibat lingkungan menjadi
kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukan nya dalam
menunjang pembangunan berkesinambungan.
Persoalan pencemaran
dan/atau perusakan lingkungan Indonesia
kini menghadapi tantangan baru dalam memasuki era globalisasi. Di sisi lain
permasalahan internal juga datang silih berganti, isu-isu kritis yang sering
muncul adalah adanya keinginan untuk melakukan perbaikan di segala bidang
termasuk pendidikan, karena pendidikan merupakan salah satu komponen supra
sistem pembangunan yang dapat menghasilkan sumber daya manusia yang
berkualitas. Pembangunan didefinisikan sebagai upaya suatu bangsa untuk
meningkatkan mutu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, baik sumber daya
manusia maupun sumber daya alam melalui proses perencanaan, pelaksanaan dan
evaluasi yang berkelanjutan (Sudarja 2005 : 1). Sedangkan menurut
Soerjono Soekamto (1990 : 454), Pembangunan merupakan suatu
proses perubahan di segala bidang kehidupan yang dilakukan secara sengaja
berdasarkan suatu rencana tertentu. Pembangunan nasional Indonesia misalnya,
merupakan suatu proses perubahan yang dilakukan berdasarkan rencana tertentu
dengan sengaja dan memang dikehendaki, baik oleh pemerintah yang menjadi
pelopor pembangunan maupun masyarakat.
Pembangunan
didefinisikan sebagai upaya suatu bangsa untuk meningkatkan mutu dengan
memanfaatkan sumber daya yang ada, baik sumber daya manusia maupun sumber daya
alam melalui proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang berkelanjutan
(Sudarja 2005 : 1).
Dari pernyataan di atas dapat kita lihat bahwa untuk membangun suatu bangsa
diperlukan sumber daya baik alam maupun manusia. Sumber daya manusia memegang
peranan penting dalam proses keberhasilan suatu pembangunan. Jepang merupakan
salah satu contoh negara yang tidak mempunya sumber daya alam yang melimpah
tetapi Ia mempunyai sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga Jepang kini
menjadi salah satu negara yang di segani dalam tataran dunia internasional. SDM
yang berkualitas sangat dibutuhkan dalam mewujudkan manusia Indonesia
seutuhnya. Karena SDM yang berkualitas dibutuhkan untuk menghadapi berbagai
tantangan globalisasi.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Globalisasi
Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI), globalisasi berarti proses masuknya informasi, pemikiran,
gaya hidup, dan teknologi ke ruang lingkup dunia. Secara ringkasnya,
globalisasi adalah sebuah fenomena integrasi internasional yang muncul karena
pertukaran pandangan dunia. Fenomena yang muncul karena berbagai faktor mulai perkembangan
teknologi dan ilmu pengetahuan, perdagangan bebas, kemudahan orang-orang untuk
bermigrasi dari negara satu ke negara lainnya, kerja sama politik antarnegara,
hingga cara berpikir masyarakat yang makin maju. Melaui proses globalisasi,
seluruh tatanan kehidupan dan peradaban di dunia seiring waktu menjadi makin
dinamis. Sebab, melalui proses globalisasi berbagai aspek kehidupan menjadi
makin mudah dan tidak terbatas.
Sedangkan menurut beberapa ahli,
globalisasi dapat diartikan sebagai berikut :
1.
Cochrane dan Pain, mengemukakan pertanda globalisasi sebagai munculnya sebuah sistem ekonomi
dan budaya global yang membuat manusia di seluruh dunia menjadi sebuah
masyarakat tunggal yang global.
2.
Cohen dan Kennedy, berpendapat globalisasi adalah seperangkat transformasi yang saling
memperkuat dunia, yang meliputi perubahan konsep ruang dan waktu,
kebergantungan pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda,
peningkatan interaksi kultural, meningkatnya masalah bersama dalam bidang
ekonomi, lingkungan, dan permasalahan lazim lainnya.
3.
Achmad Suparman, globalisasi adalah sebuah proses menjadikan sesuatu benda atau perilaku
sebagai ciri dan setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah.
4.
Malcom Waters, globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan
geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma di
dalam kesadaran orang.
5.
Prof. Dr. Mubyarto, globalisasi mempunyai dua pengertian: pertama, sebagai
deskripsi/definisi, yaitu proses menyatunya pasar dunia menjadi satu pasar
tunggal; kedua, dalam bidang ekonomi, yang menjadikan ekonomi lebih
efesien dan lebih sehat menuju kemajuan masyarakat dunia.
Berdasarkan uraian diatas,
globalisasi dapat diartikan sebagai perkembangan peradaban manusia yang telah mengalami
kemajuan yang bervisi modernisasi dengan ciri kemajuan industrialisasi. Dalam era
globalisasi ini lah juga diperlukan akan kemajuan dari sumber daya manusia
(SDM) yang memadai guna mengelola sumber daya alam (SDA) yang ada seminimal
mungkin dengan hasil yang maksimal.
B.
Sumber Daya Alam (SDA)
Sumber Daya Alam (SDA) merupakan segala sesuatu yang bisa diambil atau
dimanfaatkan dari alam karena memiliki nilai manfaat untuk memenuhi kebutuhan
manusia. Sementara merujuk
pada Kamus Cambridge, SDA adalah sesuatu
seperti galian (tambang), hutan, dan kekayaan alam lain di suatu tempat yang
dapat dimanfaatkan manusia. Beberapa sumber
daya alam bersifat terbatas, sumber daya alam
jenis ini dikategorikan sebagai sumber daya alam yang tak dapat diperbarui,
contohnya minyak bumi, gas alam, batu bara, uranium, dan sebagainya. Sementara itu, beberapa sumber daya alam
relatif melimpah atau bisa diperbarui seperti air, produk pertanian, produk
kehutanan, peternakan, dan sebagainya. Berdasarkan asalnya, sumber daya alam
adalah terbagi menjadi dua yakni :
1.
Sumber daya alam
hayati (berasal dari makhluk hidup)
2.
Sumber daya alam
non-hayati (bukan berasal dari makhluk hidup).
Berdasarkan sifatnya, sumber daya alam terbagi
menjadi:
1.
Sumber daya alam
kekal
2.
Sumber daya alam
yang dapat diperbarui
3.
Sumber daya alam
yang tidak dapat diperbarui
Secara umum, penggunaan sumber daya alam adalah
untuk bahan makanan, bahan baku, dan penghasil energi.
C.
Sumber Daya Manusia
(SDM)
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan individu produktif yang
bekerja sebagai penggerak suatu organisasi, baik itu di dalam institusi maupun
perusahaan yang memiliki fungsi sebagai aset sehingga harus dilatih dan
dikembangkan kemampuannya. SDM
yang berkualitas sangat dibutuhkan dalam mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya.
Secara umum, pengertian Sumber Daya Manusia dibagi
menjadi 2, yaitu pengertian secara makro dan pengertian seacra mikro. Pengertian SDM secara mikro adalah individu
yang bekerja dan menjadi anggota suatu perusahaan atau institusi dan biasa
disebut sebagai pegawai, buruh, karyawan, pekerja, tenaga kerja dan lain
sebagainya. Sedangkang pengertian SDM secara makro adalah penduduk suatu negara
yang sudah memasuki usia angkatan kerja, baik yang belum bekerja maupun
yang sudah bekerja.
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan
faktor utama yang sangat penting untuk mengelola Sumber Daya Alam (SDA) yang
ada guna memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat pada era globalisasi ini.
Dalam pengolahan SDA yang ada, SDM memerlukan yang namanya Managemen Sumber
Daya Manusia (MSDM). MSDM dapat diperoleh oleh manusia mulai dari jenjang
pendidikan hingga kehidupan yang telah dijalani oleh SDM itu sendiri. MSDM
memiliki beberapa fungsi
sebagai berikut :
1. Perencanaan,
merencanakan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, agar lebih efektif dan
efisien.
2. Pengorganisasian,
pembagian kerja karyawan, hubungan kerja, delegasi wewenang dan koordinasi.
3. Pengarahan (Directing), mengarahkan
semua karyawan untuk bekerja secara efektif dan efisien.
4. Pengendalian (Controlling), mengendalikan
dan mengawasi karyawan untuk taat pada peraturan yang ada.
5. Pengadaan (Procurement),
yaitu proses penarikan, seleksi, orientasi dan induksi karyawan jika
diperlukan.
6. Pengembangan (Development),
yaitu proses peningkatan ketrampilan dari perusahaan bagi karyawan yang
biasa disebut pelatihan.
7. Kompensasi (Compensation),
yaitu penghitungan dan pembagian balas jasa secara adil terhadap karyawan.
8. Pengintegrasian (Integration), Mempersatukan
kepentingan karyawan dan perusahaan agar selaras dan tidak bertolak belakang.
9. Pemeliharaan,
yaitu proses memelihara dan meningkatkan kondisi fisik, mental dan loyalitas.
10. Kedisiplinan (Dicipline), pendisiplinan
karyawan terhadap peraturan dan norma sosial yanga ada.
11. Pemberhentian (Separation), pemberhentian
dari organisasi atau dengan kata lain PHK
D.
Dampak Globalisasi dalam
Pembangunan SDA dan SDM
Pada era globalisasi sekarang ini, memberikan banyak sekali dampak pada
pembangunan, salah satunya pada pembangunan SDA (Sumber Daya Alam) dan SDM
(Sumber Daya Manusia). Globalisasi juga mempunyai dampak yang kurang baik bagi
sumber daya alam (SDA), pasalnya dengan semakin berkembangnya kemapuan SDM maka
menyebabkan pemanfaatan SDA yang semakin banyak. Dengan semakin majunya
pengetahuan dari SDM maka akan mulai terciptanya perkembangan-perkembangan,
salah satunya semakin banyaknya pemdirian pabrik-parik perindustrian yang
didirikan pada lahan-lahan persawahan ataupun lahan hijau, sehingga menyebabkan
semakin sedikitnya SDA yang ada. Dengan semakin sedikitnya SDA yang ada maka
akan menyebabkan kelangkaan yang menyebabkan kegiatan import dari negara lain
juga semakin besar.
Namun, masalah kurangnya jumlah SDA dapat diatasi oleh SDM yang menguasai segala hal, baik hal yang kecil maupun hal yang besar. Semakin majunya zaman maka manusia sebagai SDM juga dituntut untuk semakin maju dan menguasai segala hal. Karena hal ini maka mengakibatkan kualitas SDM yang semakin meningkat sehingga sangat membantu bagi kemajuan wilayahnya.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa, globalisasi memberikan banyak dampak bagi pembangunan SDA dan SDM, karena sebakin majunya zaman maka penggunaan SDA pun semakin banyak, dan SDM sebagai pelaku zaman dituntut untuk semakin maju dan menguasai segala hal. Karena hal ini maka mengakibatkan kualitas SDM yang semakin meningkat sehingga sangat membantu bagi kemajuan wilayahnya.
DAFTAR PUSTAKA
Globalisasi dan Pembangunan
Ekonomi INDONESIA 477
ROWLAND B.F. PASARIBU
Pengaruh Pembangunan di era globalisasi terhadap
pemenuhan hak asasi manusia atas
lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Setyo Utomo (2014)
Pendidikan Luar Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Dalam Era Globalisasi
Puji Yanti Fauziah (2005)
Pengaruh Globalisasi terhadap
Pembentukan Karakter Murid di SD Negeri 100 Pa’la’lakkang Kecamatan Galesong
Kabupaten Takalar
Syahraeni Nurfianti S (2019)
https://www.jojonomic.com/blog/sumber-daya-manusia/
https://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_manusia
https://money.kompas.com/read/2021/06/27/114245826/pengertian-sumber-daya-alam-jenis-dan-contohnya
Komentar
Posting Komentar